<img src="http://blog.de-tocqueville.fr/public/cheval/carriere/Geotextile.jpg" />

GEOGRID merupakan suatu lembaran yang dapat digunakan untuk menjulang kekuatan rupa tanah rendah. Bila dipadukan dengan perkerasan batu terurai (gravel) berukuran tertentu, geogrid akan saling mengunci (interlock) dengan batu-batuan tersebut, oleh karena itu dapat menyebarkan tegangan daripada beban diatasnya dengan kian luas serta dapat mereduksi tebal perkerasan, bila disamakan dengan gak menggunakan geogrid.



GEOGRID bisa diaplikasikan:

1. Pada desain jalan geogrid dapat diaplikasikan pada tanah lunak beserta perkerasan baru pecah utama tertentu, & bila zona dasarnya berupa lempung yang lunak dengan lebih indah bila digabung dengan geotextile dibawah geogrid. Pemasangan geogrid dengan menggunakan baru terurai diatasnya menghasilkan geogrid tersebut bekerja lebih efektif di dalam menyebarkan tegangan sehingga zona dasar mampu menahan pikulan lebih besar. Umumnya geogrid yang dipakai pada konstruksi ini type Polypropylene Biaxial Geogrid.



2. Pada peristiwa proteksi longsoran (slope protection), dapat mempergunakan geogrid yang dibentuk sedemikian rupa lapis demi ulas (layer by layer) dan menggunakan bahan urug yang baik & pemadatan yang baik, merangsang lapisan geogrid tersebut bisa memotong garis kelongsoran, maka itu tebing/slope siap menjadi lebih stabil serasi dengan desain yang aku inginkan. Saat proteksi longsoran umumnya geogrid yang digunakan adalah Polyester Uniaxial Geogrid.



3. Geogrid dapat digunakan pada konstruksi timbunan (stock pile), yang mana geogrid beroperasi memperluas persebaran tegangan, maka itu tanah dasar dibawahnya siap menahan bagasi yang direncanakan. Umumnya geogrid yang diterapkan pada konstruksi ini type Polypropylene Biaxial Geogrid.



4. Pada abutment jembatan, geogrid umumnya dikombinasikan dengan bahan key stone sehingga dapat menahan muatan kendaraan dan mendapatkan faksi yang seimbang sehingga effisien terhadap kamar. Umumnya geogrid yang dipakai pada pengertian ini type Polyester Unixial Geogrid.

Bertolak pada Material Pendek / Bahan Baku, Geogrid Terdiri Mulai Dua Rupa:



1. Geogrid Polyester (PET), berbahan rendah polyester yang dilapisi/&#8221;dicoating&#8221; secara polymer black pvc.

2. Geogrid Polypropylene (PP), berbahan dasar polypropylene.

Berdasarkan Susunan Dan Gunanya Geogrid Berisi Dari:

Geogrid Biaxial ialah jenis geogrid yang dimanfaatkan sebagai benih stabilisasi ataupun perkuatan pada tanah kecil yang lembek, seperti pada daerah paya, berlumpur serta gambut. Cara kerja geogrid biaxial ialah interlocking (mengunci agregat) dengan demikian lapisan timbunan yang ada diatasnya kian kaku lantas distribusi tanggungan menjadi lebih merata. Manfaat dari geogrid biaxial adalah sebagai bahan stabilisasi tanah dasar serta mencegah terjadinya differential settlement (penurunan setempat) sehingga mereduksi biaya asuhan Geogrid jenis ini pun dapat mereduksi tebal base atau sub base hingga 60% dengan demikian menghemat dana pelaksanaan rencana.



spesifikasi kawat bronjong Geogrid Uniaxial digunakan pada aplikasi perkuatan tanah, pagar penahan zona, stabilisasi lereng dan timbunan diatas tanah lunak. Geogrid Uniaxial sanggup memberikan perkuatan pada orde slope reinforcement sehingga mampu membangun kian tinggi serta lebih seimbang pada area terbatas.



Geogrid mengandalkan kekuatan tarik yang tinggi dan kemuluran creep yang rendah, untuk kasus longsoran geogrid ditempatkan di dalam lapisan zona, ditimbun dan dipadatkan leretan demi untaian sehingga sanggup menjaga dan menstabilkan tanah dengan mendistribusikannnya menjadi kuat tarik.



Geogrid berbentuk menyamai jaring dimana dapat menurunkan perkuatan saat sistem slope reinforcement maka itu dapat mendirikan lebih tinggi dan kian tegak di area utama.